ARTIS INDONESIA YANG WAFAT MUDA

Written By Kang Soegie on Kamis, 05 Juli 2012 | 12.48

Jung Ah Yool , artis Korea Selatan yang masih berumur 25 Tahun, ditemukan meninggal bunuh diri di kediamannya pada tanggal 12 Juni 2012 yang lalu. Fenomena Artis yang melakukan bunuh diri, di Korea Selatan yang terkenal dengan K-PoPnya memang marak, sebut saja : Park Yong Ha, Jung Da Bin, dan lain-lain.

Umur seseorang memang mutlak rahasia Tuhan Yang Maha Memiliki, tiada seorangpun yang bisa memprediksikannya. Meskipun umur masih muda, karier sedang cemerlang-cemerlangnya, tapi kalau sudah takdirnya, maut pasti akan menjemput. Apa saja jalannya, seperti halnya Aaliyah yang meninggal karena kecelakaan pesawat Cessna 420 B yang ditumpanginya terjatuh karena kelebihan cargo hingga menewaskan semua penumpangnya. Saat itu karier Aaliyah baik didunia music maupun panggung akting, sedang bersinar-sinarnya. Lalu Selena yang di kenal sebagai "Madonna-nya Meksiko" , dia meninggal pada usianya yang ke 25 karena ditembak oleh managernya sendiri di panggung. Atau yang sangat menghebohkan dunia adalah berita meninggalnya Princess Diana yang meninggal karena kecelakaan mobil pada saat usianya masih menginjak hitungan 36.

Nah. kalau itu beberapa dari sebagian selebritis luar negeri yang wafat pada usia muda. Sekarang Kang Soegie akan mencoba mereview Artis-Artis Indonesia yang wafat pada usia muda. Pada saat wafat, beberapa diantara mereka kariernya sedang sangat cemerlang, tapi beberapa lainnya juga namanya sontak terangkat setelah berita kewafatannya.

Dan, Artis-Artis Indonesia yang Wafat pada usia muda yang sempat Kang Soegie kumpulkan infonya dari berbagai sumber adalah :

1. Nike Ardilla.
Artis penyanyi fenomenal kelahiran Bandung ini, meninggal pada saat usianya masih berumur 19 Tahun dalam sebuah kecelakaan mobil yang merenggut nyawanya pada tanggal 19 Maret 1995. Pada ssat itu mobil Honda Civic berwarna biru metalik plat D 27 AK yang ditumpangi oleh mendiang Nike Ardilla, menabrak pagar beton bak sampah di jalan RE. Martadinata. Diperkirakan Nike tewas seketika, tetapi saksi yang berada disekitar lokasi kecelakan menuturkan Nike belum meninggal saat kejadian, baru dalam perjalanan ke rumah sakit Nike meninggal. Nike mengalami luka parah di kepala dan memar-memar di dadanya. Nike yang saat itu bersama manajernya, Sofiatun, baru saja kembali dari diskotik Polo. Isu-isu negatif seputar kematiannya berkembang. diantaranya menyebutkan bahwa Nike mengendarai mobil dengan keadaan mabuk, tapi kemudian kabar itu dibantah keras oleh pihak keluarga dan saksi kunci kecelakaan itu Sofiatun mengatakan Nike hanya meminum orange jus. Hasil visum polisi menyebutkan tidak menemukan kadar alkohol dalam tubuh Nike. Ada kesimpangsiuran tentang waktu kematian Nike Ardilla, menurut saksi kejadian itu terjadi pukul 3 pagi, tapi saksi lain mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi pukul 5.45 pagi, laporan resmi mengatakan bahwa waktu kejadian adalah pukul 06.15 pagi. Nike Ardilla dimakamkan pada sore itu juga, diantar oleh ribuan penggemarnya beserta para artis ibukota. Kematiannya menghebohkan dunia hiburan Indonesia, ditangisi para fans yang sampai beberapa hari setelah kematiannya masih setia berada di kediaman Nike Ardilla. Menurut Atun yang bersama Nike pada saat kecelakaan itu terjadi, dalam perjalanan pulang Nike mengendarai mobil itu dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Mobil Nike berusaha menyalip mobil berwarna merah di depannya yang berjalan sangat pelan. Namun ketika menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil Taft melaju kencang, Nike langsung menghindari mobil Taft tersebut dan membanting setir terlalu ke kiri sehingga menabrak sebuah pohon dan langsung terpental menabrak pagar beton bak sampah di kantor Usaha Pribadi di jalan RE. Martadinata, dan Nike menghembuskan nafasnya yang terakhir.

2. Alda
Alda Risma Elfariani adalah penyanyi dan aktris Indonesia. Wanita bertinggi badan 160 cm ini populer terutama melalui lagu Aku Tak Biasa. Ia pernah pula berkolaborasi dengan Boy Band ”Code Red”. Artis kelahiran 23 November 1982 ini meninggal pada saat usianya masih 24 tahun pada Tanggal 12 Desember 2006. Alda ditemukan meninggal disebuah kamar hotel. Sekujur tubuhnya dipenuhi dengan bekas suntikan. Diduga Alda meninggal karena overdosis. Namun menurut analisis selanjutnya, kematian Alda disebut sebagai pembunuhan yang dilakukan oleh Ferry Surya Prakasa yang adalah kakak ipar pemain sinetron Ferry Salim.

3. Poppy Mercury.
Poppy Mercury, penyanyi kelahiran Bandung tahun 1973 ini populer lewat lagu Surat Undangan yang populer di era 1990-an. Namun pada tahun 1995 pada saat kariernya sedang berada di puncaknya ia meninggal akibat komplikasi Maag, Bronchitis/radang tenggorokan atau yang lebih dikenal dengan diphteri dan Rematik di RS. Hasan Sadikin, Bandung. Poppy Mercury meninggal pada tanggal 28 Agustus 1995 pada usia 22 tahun.

4. Ryan Hidayat.
Aktor yang Lahir di Praha, Ceko pada tanggal 19 September 1970 ini, sejak umur 4 tahun telah jadi bintang iklan untuk berbagai produk. Pada saat masih anak-anak diajak main oleh sutradara Hasmanan, untuk Anna Maria (1979). Film pertama itu menghasilkan nominasi aktor utama terbaik pada FFI 1980. Tapi Ryan cuma berhasil meraih gelar aktor cilik terbaik. Terus bermain sebagai bintang cilik hingga Satria Bergitar (1983). Kemudian menghilang, baru pada 1987 terpilih untuk berperan sebagai tokoh idola remaja dalam novel populer karya Hilman Hariwijaya, Lupus. Empat seri Lupus dibintanginya, terseling Lupus III/Topi-topi Centil, yang dibawakan langsung oleh sang pengarang, Hilman. Sesudah Langit Kembali Biru (1991), si “Lupus” ke Australia, belajar soal film, dari 1992 sampai 1995. Sepulang dari negeri Kangguru itu Ryan terjun ke layar kaca. Lakon yang diikutinya: Bella Vista I, Mawar Mekar Di Antara Duri dan Mentari Dibalik Awan. Pada 1996 dan 1997 dia terlibat dalam 3 sinetron sekaligus, Tirai Kasih Yang Terkoyak, Berjalan Di Atas Awan dan Anak Menteng. Keseriusan dalam berkarya, apalagi dalam judul terakhir itu dia merangkap sebagai asisten sutradara, menyebabkan Ryan tak menyadari bahwa dia mengidap sakit typhus. Ditambah serangan deman berdarah, dia meninggal dunia di malam Lebaran tanggal 8 Februari 1997 pada saat usianya masih 26. Forum Film Bandung (FFB) yang ke 10, pada 1 April 1997 juga mengeluarkan penghargaan buat almarhum “…atas prestasi, dedikasi serta kesungguhan Ryan yang luar biasa selama hayatnya sebagai pemain film dan sinetron”.

5. Abiem Ngesti.
Abiem Ngesti, pelantun lagu ‘Pangeran Dangdut’ (dirilis 1992) merupakan satu-satunya penyanyi anak-anak yang pada saat itu ‘terus terang’ meniti kariernya lewat jalur dangdut, dan sempat ngetop sebagai penyanyi dangdut remaja dengan album album selanjutnya, antara lain ‘Kugenggam Dunia’ dan ‘Dahsyat’ (1995).
Sayang sekali obsesinya untuk menjadi Raja Dangdut di masa depan, tidak kesampaian, sebuah kecelakaan merenggut nyawanya di tahun 1995, menyusul beberapa selebriti lain yang mati muda di tahun itu juga (Nike Ardilla, Ryan Hidayat, Andy Liani, Poppy Mercury)

6. Richie Ricardo.
Richie Ricardo, aktor yang juga penyanyi yang lahir pada tanggal 2 Mei 1960 ini meninggal pada saat usianya masih 32 di Desember 1993. Ia termasuk dikategorikan sebagai selebritis yang berhasil di dua bidang. Dalam film-filmnya ia selalu memainkan peran stereotip yaitu sebagai cowok lugu yang akhirnya 'dikerjain' oleh cewek-cewek disekitarnya. Dalam dunia musik, Richie sempat melejit lewat album Oh Nona Manis, Hujan & Cinta dan Cuma Dia. Tetapi sayang, pada masa jayanya ia meninggal dunia karena sakit Kanker Otak.
Didalam filmnya ia sempat menjadi peran utama dalam film "Bercinta", "Permainan Cinta", "Gadis Telephon", "Rambut Keriting" dan "Ranjang Setan".

7. Valia Rahma.
Valia Rahma adalah pemeran dan pembawa acara Indonesia. Valia mulai dikenal luas masyarakat dengan bermain sinetron, awal kariernya dimulai dengan menjadi model. Kemudian, ia juga ikut bermain dalam film Hantu Jeruk Purut pada tahun 2006. Selain itu, Valia Rahma pernah memandu acara Planet Remaja.
Valia meninggal dunia pada tanggal 13 Januari 2012 pada usianya yang ke 26 tahun, setelah mengalami kondisi koma selama sembilan hari akibat kecelakaan sepeda motor yang dialaminya di Bali. Valia mengalami luka hebat di kepalanya dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit Kasih Ibu, Denpasar, Bali, namun mengalami kondisi koma dan akhirnya meninggal dunia pada sekitar pukul 17.00 WITA. Jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada 14 Januari 2012.

8. Andy Liany.
Tahun 1990an memang banyak sekali musisi di tanah air ini. Mereka produktif dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Termasuk Andy Liany, vokalis asal Bandung yang menorehkan kenangan manis bagi penggemarnya. Andy Liany meninggal dunia ketika karirnya sedang berkembang. Kini lagu-lagunya menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi penggemarnya. Ada beberapa lagu yang menjadi hits dari sang penyanyi ini, misalnya Sanggupkah, Antara Kita, Ingin Rasanya.

9. Galang Rambu Anarki.
Ada yang masih ingat dengan lirik lagu dari Iwan Fals ini ? ini adalah ungkapan harapan yang besar dari sang ayah untuk anaknya tentang masa depannya. Sayangnya takdir berkata lain. Pada tanggal 25 April 1997 duka menyelimuti keluarga Iwan Fals. Anak lelaki pertamanya yang bernama Galang Rambu Anarki
telah berpulang ke Rahmatullah. Galang ditemukan tidak bernyawa di kamarnya. Menurut keterangan pihak keluarga, Galang menderita penyakit asma yg akut. Sementara itu pers mengaitkan kematianya dgn penyalahgunaan narkoba. Galang meninggal dalam usia 15 thn. Galang mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang pemusik. Namun ia lebih memilih untuk tidak berdiri dibawah nama besar ayahnya. Ia bergabung bersama BUNGA sebagai gitaris dan mengeluarkan album JANGAN KAU PERGI. Sayangnya, Galang belum sempat melihat albumnya dirilis, kematian terlalu cepat menjemputnya.

10. Adjie Massaid.
Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau lebih dikenal dengan Adjie Massaid adalah aktor dan model Indonesia keturunan Jawa-Madura-Belanda. Ia adalah anggota DPR-RI periode 2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Demokrat. Adjie Massaid meninggal pada hari Sabtu, 5 Februari 2011, pukul 00.00. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada usia 43 tahun di RS Fatmawati akibat serangan jantung. Jenazah Adjie disemayamkan di rumah duka (Taman Cilandak) dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Sebelum meninggal, Adjie Massaid sempat bermain bola di lapangan Lebak Bulus, Jakarta bersama Rico Ceper.

11. Nita Tilana.
Nita Tilana, yang kakak dari musisi sekaligus vokalis grup band GIGI, Arman Maulana lahir 8 Oktober 1967 meninggal 10 Agustus 2000 pada umur 32 tahun adalah seorang penyanyi Indonesia. Nita Tilana meninggal dunia karena kanker mulut rahim yang dideritanya pada tanggal 10 Agustus 2000 pada saat berusia 32 tahun. Nita Tilana dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Sirna Raga, Bandung yang berdekatan dengan makam penyanyi Poppy Mercury. Sebelum membuat album sendiri, Nita kerap menjadi langganan backing vocal penyanyi lain termasuk sempat menjadi penyanyi latar Slank. Nita dikenal karena statusnya sebagai kakak kandung Armand Maulana, Selain sempat menjadi presenter acara Panorama yang disiarkan Stasiun Anteve. Kesempatan untuk merilis album akhirnya terwujud ketika Adi Adrian dan Adjie Soetama dari Warna Musik tertarik membuatkan album untuknya. Banyak musisi turut membantu penggarapan album itu diantaranya Andre Hehanusa, Thomas Ramdhan, Billy J. Budiarjo, Raidy Noor, Anang, Adjie Soetama dan termasuk pula Armand Maulana serta Dewi Gita. Mastering tak tanggung-tanggung dikerjakan oleh John Herbert dari Lion Studio Singapura. Setelah rampung album Nita Tilana diberi banderol “Kau Bohong” diambil dari judul lagu penutup di album tersebut hasil karya Ecky Lamoh. Album “Kau Bohong” secara khusus didedikasikan Nita untuk “Almarhumah tercinta”. Di dalam sampul kaset Nita juga menuliskan ucapan terima kasih kepada seseorang yang katanya sangat mendorong dirinya dalam segala hal tapi tak disebutkan siapa orang yang dimaksud. Kehadiran album perdana Nita Tilana sempat menjadi perhatian luas terindikasi dengan cukup larisnya angka penjualan album di pasaran. Keberhasilan itu tentunya tak terlepas dari booming single Tak Ada Waktu yang kerap ditayangkan video klipnya. Koreografi liukan tangan Nita Tilana dalam video klip tersebut menjadi daya tarik khusus sehingga banyak yang menyukai single Tak Ada Waktu.

12. Taufik Savalas.
Taufik Savalas yang lahir di Jakarta, 9 Juni 1966, adalah seorang pembawa acara dan pelawak asal Indonesia. Ia terlahir dengan nama Muhammad Taufik bin Muhammad Yusuf Masri. Nama Taufik Savalas diambil dari nama seorang aktor Yunani yang dikaguminya, Telly Savalas (pemeran Detektif Kojak). Sebelum kecelakaan di Purworejo yang merenggut nyawanya, Taufik juga pernah mengalami kecelakaan di Jalan Tol Tomang-Merak KM 15 pada 27 Februari 2003. Ketika itu Taufik mengendarai mobil pribadinya Peugeot 206 setelah syuting acara Laris Manis di Studio Penta, Kebon Jeruk, untuk mengantar adiknya. Setelah itu, sekitar pukul 01.00 WIB Taufik melanjutan perjalanan ke rumahnya di Lippo Karawaci, Tangerang. Dalam keadaan sepi Taufik memacu kendaraannya mencapai kecepatan 120-130 km/jam. Pandangannya saat itu terhalang akibat kaca depan mobilnya terciprat air. Hal ini membuat Taufik panik dan tak dapat menguasai kendaraan. Kendaraannya pun melaju zig-zag hingga menabrak pembatas jalan. Taufik selamat dalam kecelakaan itu. Pada tanggal 11 Juli 2007, Taufik Savalas meninggal pada usia 41 tahun dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Saat itu, ia hendak menuju Purbalingga untuk mengemban tugas sebagai duta salah satu produk sabun kesehatan. Namun, mobil Toyota Kijang Kapsul bernomor polisi B 2089 QH yang membawanya dari Yogyakarta menuju Purbalingga, bertabrakan dengan truk bermuatan semen. Dan kepalanya terjepit. Dengan kepergiannya ini dia meninggalkan seorang istri, Rina Rosdiana dan dua orang anak, Moch Abizard dan Adinda Fatima. Dia dimakamkan di Tempat Pemakaman Keramat Tengkele di Desa Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Banten. Pihak keluarga meminta Taufik dimakamkan di tempat tersebut dengan alasan ada leluhurnya yang dimakamkan di pemakaman itu.

13. Indra Safera.
Indra yang pernah membawa acara Ngobras (Ngobrol Bareng Indra Safera) dan kemudian acara Bantal bersama Meutia Kasim ini menderita gagal ginjal dan sakit liver. Indra Nuradi Salman atau Indra Safera (lahir di Bandung, Jawa Barat, 14 Juli 1968 meninggal di Jakarta, 31 Agustus 2003 pada umur 35 tahun) merupakan seorang pembawa acara berkebangsaan Indonesia. Dia merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan dr Salman Tisnawijaya dan dr Emmy M Salman, mulai dikenal di dunia hiburan televisi sejak pertengahan tahun 1990-an. Dia tampil dalam acara komedi garapan Harry de Fretes Hari-Harimau di Anteve tahun 1995. Indra pernah dikenal sebagai pembawa acara terkenal di sejumlah stasiun televisi. Dia antara lain menjadi pembawa acara Kiss di Indosiar tahun 1996, Korek Si Indra (Anteve, 1998), dan Ngobras (SCTV 2000). Dia masih lajang ketika meninggal dunia karena menderita gangguan lever dan dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Itulah beberapa Artis Indonesia yang wafat pada usia masih muda yang sempet Kang Soegie kumpulkan intisari liputannya dari berbagai sumber.

13 komentar:

onlyx-45 mengatakan...

wah,.. saya hanya tau nike ardila dan adjie masaid doang..

nice info sob :D

Kang Soegie mengatakan...

Mas onlyx-45.... yach, yang paling fenomenal memang Nike Ardilla... Terimakasih kunjungannya ya mas... salam ^_^

Penyuluh Perikanan mengatakan...

artikelnya bagus sobat...........
terima kasih informasinya

affanibnu mengatakan...

lo komentar saya tadi gak masuk ya..?

budi os 19 mengatakan...

komplit bgt kang artikel nya hehe...
tetep smangat dan trus berkarya kang :)
sukses slalu :)

Kang Soegie mengatakan...

@mas Penyuluh Perikanan , @mas affanibnu , dan @mas budi os 19... terimakasih atas atensinya... sebetulnya saya sedikit kecewa dengan postingan saya yang ini... koq susunan paragraf-nya bisa tidak beraturan begitu ya ? padahal ini sudah saya edit puluhan kali. Kenapa bisa begini ya ? kira-kira temen ada yang bisa memberi pencerahan ? Terimakasih sebelumnya... salam ^_^

http://musikindo99.blogspot.com mengatakan...

Padahal karir musik mereka masih panjang yah, tapi apa mau dikata, takdir illahi yang menentukan

ichalove mengatakan...

kal0 aku lebih ngefans abiem ngesti,,,

wahid nurrohman mengatakan...

TQ

shahril mengatakan...

Ralat bang... Andi Liany asalnya Tanjungpinang-Kepulauan Riau bukannya Bandung.
Dan untuk info rekan-rekan sekalian Akan ada Konser memperingati 19 Tahun Mendiang Almarhum

Anonim mengatakan...

betul..
andy liany bukan dari bandung, tapi dari Tanjungpinang Kepulauan Riau..
malam ini, 22 feb 2014, digelar konser memorium 19 tahun meninggalnya andy liany di lapangan pamedan ahmad yani Tanjungpinang..

Anonim mengatakan...

Selamat jalan.

Anonim mengatakan...

Saat ini ada seseorang yg mengaku sebagai Abim Ngesti…Bila ada diantara anda sebagai keluarga dekat Abim Ngesti,, atau kawan dekat Abim atau yg kenal dgn keluarga Abim, mohon segera kontak ke email saya rofik_killer(.)yahoo(.)com
pin BB 7CF4F96A.

Poskan Komentar